Friday, February 16, 2007

Linux Web Hosting

Sebuah Linux hosting merupakan pilihan yang yang datang karena faktor biaya, stabilitas dan keamanan. Linux hosting yang open source merupakan sebuah alternatif yang mengijinkan membangun web site pada sistem operasi Linux. Dengan mempelajari hosting pada platform ini untuk membangun web site anda, anda mendapatkan akses untuk teknologi open source yang efisien dan efektif yang termasuk PHP, MySQL, Python dan XML.

MySQL – database yang populer dikalangan open source.

PHP – bahasa script server-side, perintah PHP di’suntik’kan pada HTML. Aplikasi PHP biasanya ditemukan pada server Linux bersamaan dengan database MySQL.

Python – sebuah bahasa kmputer yang portabel, open source dan dapat dijual meskipun ini adalah material yang copyrighted.

XML – kepanjangan dari Extensible Markup Language, didesain untuk dokumen web, mengijinkan web desainer untuk merubah sehingga didapatkan efisiensi yang maksimum.

Apa yang dimaksud dengan operating system Linux itu sendiri? Sebenarnya sangat mudah dan murah untuk mendapatkannya. Anda bisa download lewat internet, membeli CD (sangat murah karena mungkin hanya ganti ongkos ’bakar’ CD) atau membeli kurang dari Rp. 1.000.000,- dengan manual dan support yang lengkap.

Perbedaan yang mendasar diantara windows dan Linux adalah source code dari Linux di ikutkan sehingga bis untuk dimodifikasi oleh user sedangkan windows tidak. Banyak programmer yang secara terus menerus bekerja untuk memperbaiki kualitas dari Linux. Sehingga ketika masalah ditemukan dan diperbaiki sesegera mungkin.

Definisi tentang Web Hosting

Beberapa hal yang perlu diketahui tentang web hosting. Di sini akan dijelaskan tentang definisi-definisi yang sering ditemui pada istilah-istilah web hosting yang harus anda ketahui untuk memilih layanan web hosting.

Nomor IP (Internet Protocol): alamat IP adalah serangkaian nomor yang mengidentifikasikan host, networks (jaringan) dan komputer anda, hampir seperti alamat rumah anda yang digunakan untuk mengidentifikasi kota anda, jalan dan nomor rumah.

Nama Domain: Judul dan alamat dari web site anda. Sebenarnya nomor IP saja cukup untuk mengidentifikasikan komputer anda tetapi anda tidak akan mudah ingat akan serangkaian nomor. Misal: 64.233.189.104 akankah anda ingat nomor ini besuk untuk mengunjungi web site ini lagi? Bagaimana jika google.com? lebih mudah yang keduakan?!

URL (Uniform Resource Locator): alamat standart untuk internet. Bagian pertama menunjukkan protokol yang digunakan dan yang kedua menunjukkan nama domain. (misal: ”google.com”)

Server: sebuah komputer yang mengijinkan komputer lainnya untuk menyimpan informasi ke dalamnya dan menggunakannya.

Host: sebuah perusahaan yang menggunakan server untuk menghubungkan nama domain ke nomor internet protokol. Hal ini yang membuat nama domain anda dapat dipanggil lewat internet. Ada beberapa jenis host, masing-masing memiliki jenis web hosting dan layanan.

Bandwidth: jumlah data yang dilewatkan melalui koneksi internet. Site yang besar memerlukan sebuah web hosting yang menawarkan bandwidth lebih lebar/besar.

Common gateway Interface (CGI): sebuah program yang menterjemahkan data dari web server ke format yang dikenali oleh web browser. Dapat digunakan untuk registrasi, guestbook dan masih banyak lagi.